Pages

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 31 Januari 2014

KEKAYAAN MINYAK BUMI DI INDONESIA

MINYAK BUMI

1. Tambang Minyak Bumi
     Tambang Minyak Bumi terdapat di
   1. Babo, Papua
   2. Cepu, Jawa Tengah
   3. Delta Sungai Brantas, Jawa Timur
   4. Dumai, Riau
   5. Kembatin, Kalimantan Tengah
   6. Kepulauan Natuna, Riau
   7. Klamano, Papua
   8. Lhokseumawe, DI Aceh
   9. Majalengka, Jawa Barat
 10. Peureulak, DI Aceh
 11. Plaju, Sumatra Selatan
 12. Pulau Bunyu, Kalimantan Timur
 13. Pulau Seram, Maluku
 14. Pulau Tarakan, Kalimantan Timur
 15. Pulau Tenggara, Maluku
 16. Sorolangun, Jambi
 17. Sorong, Papua
 18. Sungai Gerong, Sumatra Selatan
 19. Sungai Mahakam, Kalimantan Timur
 20. Sungai Paking, Riau
 21. Tanjungpura, Sumatra Utara

2. Pabrik Pengolahan Minyak Bumi
     Pabrik pengolahan Minyak Bumi terdapat di
   1. Balikpapan, Jawa Tengah
   2. Cepu, Jawa Tengah
   3. Cilacap, Jawa Tengah
   4. Pangkalan Brandan, Sumatra Utara
   5. Plaju, Sumatra Selatan
   6. Sungai Gerong, Sumatra Selatan
   7. Wonokromo, Jawa Timur

3. Hasil Olahan Minyak Bumi
   Dari Minyak Bumi dapat diolah menjadi bensol, bensin, minyak tanah, premium, vaselin, parafin, malam, malariol, kerosin, dan aspal.

4. Pelabuhan - Pelabuhan Minyak
    Pelabuhan - pelabuhan minyak terdapat di Balikpapan, Pangkalansusu, Plaju, Pulau Sumbu, Samudrapura, Sabang, Sungai Gerong, Tanjung Perak , Tarakan.

5. Pengusaha Nasional dan Asing Minyak Bumi di Indonesia
  a. Pengusaha Nasional PERTAMINA ( Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Nasonal ) dan PERMIGAN
  b. Pengusaha Asing PT CALTEX ( California Texas Oil Company ), PT STANVAC INDONESIA  ( PTSI ), dan NNGPM ( Nederlandse New Guinea Petraleum Maatchappy ).

        SEKIAN.........


Jumat, 17 Januari 2014

BAHAN-BAHAN GALIAN DI INDONESIA

KEKAYAAN ALAM BAHAN TAMBANG

1. ALUMUNIUM
 Alumunium adalah logam putih perak,ringan,dan mulur. Alumunium digunakan untuk peralatn dapur, peralatan rumah tangga, mebel dan lain-lain. Tambang alumunium terdapat di Papua.

2. ASBES
Tambang asbes terdapat di
(1.) Kuningan, Jawa Barat
(2.) Papua
(3.) Pulau Halmahera, Maluku
(4.) Pulau Seram, Maluku

3. ASPAL
Tambang aspal terdapat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Aspal juga dihasilkan oleh Permigan Wonokromo, Jawa Timur, sebagai hasil pengolahan minyak bumi.

4. BATUBARA
Daerah-daerah penghasil batubara
  (1.) Bukitasam: Pusatnya di Tanjungenim, Sumatra Selatan.
  (2.) Kotabaru (Pulau Laut), Kalimantan Selatan
  (3.) Sungai Berau: Pusatnya di Samarinda, Kalimantan Timur.
  (4.) Umbilin: pusatnya di Sawahlunto, Sumatra Barat.
selain itu, tambang batubara terdapat juga di Bengkulu, Jawa Barat, Papua, dan Sulawesi Selatan. Tambang batubara diusahakan oleh PN Batubara.

5. BAUKSIT
Bauksit adalah bahan baku alumunium. Tambang bauksit terdapat di Pulau Bintan (Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat). Selain itu, terdapat pula di Kalimantan Tengah.

6. BELERANG
Belerang digunakan sebagai bahan obat patek dan korek api. Tambang belerang terdapat di Gunung Patuha (Jawa Barat) dan Gunung Welirang (Jawa Timur). Selain itu, terdapat juga di Jambi, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara.

7. BIJIH BESI
Tambang bijih besi terdapat di :
  (1.) Ci;acap (pasir besi), Jawa Tengah
  (2.) Cilegon, Banten
  (3.) Gunung Tegak, Lampung
  (4.) Lengkabana, Sulawesi Tengah
  (5.) Longkana, Sulawesi Tengah
  (6.) Peg.Verbeek, Sulawesi Tengah
  (7.) Pulau Dermawan, Kalimantan Selatan
  (8.) Pulau Sebuku, Kalimantan Selatan
  (9.) Pulau Suwang, Kalimantan Selatan

Selain itu, terdapat juga di Bengkulu, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Bijih Besi diolah oleh PT Krakatau Steel, Cilegon, Jawa Barat. Pasir Besi diolah di PN Aneka Tambang, Cilacap, Jawa Tengah.

8. EMAS DAN PERAK
 Tambang emas dan perak terdapat di
(1.) Bengkalis, Sumatra
(2.) Bolaang Mongondow, Sulawesi Selatan
(3.) Cikotok, Jawa Barat
(4.) Logas, Riau
(5.) Meuleaboh, Aceh
(6.) Rejang Lebong, Bengkulu

Selain itu, terdapat juga di Lampung, Jambi, Kalimantan Barat, Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Pabrik pengelolaan emas terdapat di Cikotok, Jawa Barat.

9. FOSFAT
Fosfat merupakan persenyawaan kotoran kelelawar dengan batukapur. Fosfat digunakan dalam industri pupuk. Fosfatbanyak terdapat di Bogor, Pangandaran, (Jawa Barat), Gombong, Purwokerto, Jepara, Rembang (Jawa Tengah), dan Bojonegoro.

10. GARAM
Garam dibuat dengan menampung air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari sehingga tertinggal kristal-kristal garamnya. Garam banyak diusahakan di Pulau Madura, Jawa Timur.

11. GARAM BATU
Garam Batu digunakan untuk bahan pembuat obat-obatan. Garam Batu banyak terdapat di Kepualauan Kei.

12. GAS ALAM
Gas Alam terdapat di Arun (Aceh) dan Bontang (Kalimantan). Gas Alam juga terdapat di daerah Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan.

13. GIPS
Gips banyak digunakan dalam industri keramik. Gips ditambang di daerah Cirebon, Rembang, Kalianget, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

14. GRAFIT
Tambang grafit terdapat di Payakumbuh dan Singkarak (Sumatrra Barat). Grafit digunakan sebagai bahan pembuat pensil.

15. GRANIT
Tambang granit di DI Yogyakarta, Lampung dan Riau

16. INTAN
Intan banyak terdapat di Kalimantan Selatan, tempat pengasahanya di Martapura. Selain itu, terdapat di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

17. KAPUR
Tambang Kapur banyak terdapat di Jawa Tengah, Lampung, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sumatra Barat.

18. MANGAAN
Tambang mangaan terdapat di Kliripan (DI Yogyakarta) dan Tasikmalaya (Jawa Barat). Tambang mangaan juga terdapat di Lampung, Maluku, NTB dan Sulawesi Utara.

19. MARMER
Tambang Marmer terdapat di Besok, daerah Wajak, Tulungagung (Jawa Timur). Tambang marmer juga terdapat di DI Yogyakakarta, Lampung, Papua dan Sumatra Barat.

20. MIKA
Tambang mika terdapat di Pulau Peleng (Sulawesi Selatan) dan Donggala (Sulawesi Tengah).
 
21. NIKEL
Nikel banyak terdapat di Kalimantan Barat, Maluku, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

22. PASIR KWARSA
Pasir Kwarsa banyak terdapat di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sulawesi Tenggra.

23. PERUNGGU
Perunggu banyak terdapat di Sulawesi Utara.

24. SEMEN
Bahan-bahan semen banyak terdapat di
  (1.) Gresik, Jawa Timur
  (2.) Indarung, Sumatra Barat
  (3.) Laah Kulu, Kalimantan Timur
  (4.) Sukabumi, Jawa Barat
  (5.) Tonasa, Sulawesi Selatan

25. TEMBAGA
Tambang tambang terdapat di
  (1.) Cikotok, Jawa Barat
  (2.) Kompara, Papua
  (3.) Sangkarapi, Sulawesi Selatan
  (4.) Tirtamaya, Jawa Tengah
kecuali itu terdapat juga di daerah Jambi dan Sulawesi Tengah

26. TIMAH
Tambang timah terdapat di
(1.) Bangkinang, Riau
(2.) Dabo, Pulau Singkep
(3.) Manggar, Pulau Belitung
(4.) Sungai Liat, Pulau Bangka
Pabrik pelabuhan bijih timah terdapat di Muntok (Pulau Belitung)

27. TRAS
Tras adalah sejenis batu truf. Banyak ditampung di Gunung Muria (Jawa Tengah) dan daerah Priangan (Jawa Barat). Kecuali itu terdapat juga di Sumatara Barat.

28. YODIUM
Tambang Yodium terdapat di Semarang (Jawa Tengah) dan Jombang (Jawa Timur). Yodium digunakan untuk bahan obat dan peramu garam dapur.




TUNGGU BAHAN-BAHAN GALIAN DI INDONESIA
TENTANG KEKAYAAN MINYAK BUMI !!!

IKLIM DI INDONESIA

IKLIM DI INDONESIA
         
           Iklim di Indonesia terdiri atas iklim musim (muson), iklim tropika (iklim panas), dan iklim laut.


A. ANGIN MUSIM (IKLIM MUSON)
      Iklim ini terjadi karena pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah tiap-tiap setengah tahun sekali. Angin musim di Indonesia terdiri atas Angin Musim Barat Daya (Angin Muson Barat) dan Angin Musim Timur Laut (Angin Muson Timur).

  1. Angin Musim Barat Daya (Angin Muson Barat)
      Angin Musim Barat Daya (Angin Muson Barat) yang bertiup anatara bulan Oktober sampai april sifatnya basah. Pada bulan-bulan tersebut, Indonesia mengalami musim penghujan.

   2. Angin Musim Timur Laut (Angin Muson Timur)

       Angin Muson Timur Laut (Angin Muson Timur) yang bertiup antara bulan April sampai Oktober sifatnya kering. Akibatnya, pada bulan-bulan tersebut, Indonesia mengalami musim kemarau.


                                                                                                         ganbar kiri iklim angin musim barat (angin muson barat) )(( gambar kanan iklim angin musim timur laut (angin muson timur)              


B. IKLIM TROPIKA (IKLIM PANAS)
     Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa. Akibatnya, Indonesia termasuk daerah tropika (panas). Keadaan cuaca di Indonesia rata-rata panas mengakibatkan negara Indonesia beriklimm tropika (panas). Iklim ini berakibat banyak hujan yang disebut Hujan Naik Tropika.

C. IKLIM LAUT
     Negara Indonesia adalah negara kepulauan. Sebagian besar tanah daratan Indonesia dikelilingi oleh laut atau samudera. Itulah sebabnya, di Indonesia terdapat iklim laut. Sifat iklim ini lembap dan banyak mendatangkan hujan. 











Selasa, 14 Januari 2014

PROVINSI DI INDONESIA (PULAU MALUKU DAN PAPUA)

PROVINSI DI INDONESIA
(PULAU MALUKU DAN PAPUA)

1. PROVINSI MALUKU
      Provinsi Maluku berdiri pada tanggal 1 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 20 Tahun 1958. terletak di Kepulauan Maluku dengan luas 851.000 km2 dan beribu kota di Ambon.

      Provinsi Maluku terdiri atas 11 kabupate/kota dengan pembagianberikut ini
1.   Kab. Maluku Tenggara
2.   Kab. Maluku Tengah
3.   Kota Ambon
4.   Kab. Buru
5.   Kab. Maluku Tenggara Barat
6.   Kab. Seram Bagian Barat
7.   Kab. Seram Bagian Timur
8.   Kab. Kepulauan Aru
9.   Kab. Buru Selatan
10. Kab. Maluku Barat Daya
11. Kota Tua

2. PROVINSI MALUKU UTARA
      Provinsi Maluku Utara berdiri pada tanggal 4 Oktober 1999 dengan dasar hukum UU No. 46/1999. Terletak di Kepulauan Maluku sebelah utara. Luas Provinsi Maluku Utara 53.836 km2 dengan ibu kota di Sofifi.

      Provinsi Maluku Utara terdiri atas 10 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Halmahera Utara
2.   Kab. Halmahera Tengah
3.   Kota Ternate
4.   Kab. Halmahera Barat
5.   Kab. Halmahera Timur
6.   Kota Tidore Kepulauan
7.   Kab. Halmahera Selatan
8.   Kab. Kepualaun Sula
9.   Kab. Pulau Morotai
10. Kab. Pulau Talaibu

3. PROVINSI PAPUA
      Provinsi Papua berdiri pada tahun 1999 berdasarkan UU No. 45 Tahun 1999 . Provinsi Papua dibentuk untuk memenuhi tuntutan rakyat setempat. Pertama nama Irian diubah menjadi Papua. Kedua ada  yang setuju Irian dipecah menjaditiga provinsi, tetapi ada juga yang menolak. Solusi yang terjadi sekarang adalah tidak sepenuhnya pemekarn Irian Jaya/Papua sebagaimana amanat UU No. 45 Tahun 1999 terpenuhi. Semula pembagian wilayah Irian Jaya/Papua dimekarkan menjadi 3 provinsi yaitu : Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Timur. Realisasi pemekaranya hanya ada 2 provinsi yaitu : Provinsi Papua dan Provinsi Irian Jaya Barat. Luas wilayah Provinsi Papua 307.775 km2 dengan ibu kota Jayapura.

      Provinsi Papua terdiri dari 29nkabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kota Jayapura                                                16. Kab. Pegunungan Bintang
2.   Kab. Merauke                                                17. Kab. Talikara
3.   Kab. Jayawijaya                                             18. Kab. Sarmi
4.   Kab. Jayapura                                                19. Kab. Keerom
5.   Kab. Nabire                                                    20 . Kab. Waropen
6.   Kab. Kepualauan Yapen                                 21. Kab. Deiyai       
7.   Kab. Paniai                                                     22. Kab. Dogiyai
8.   Kab. Biak Numfor                                          23. Kab. Intan Jaya
9.   Kab. Supiori                                                   24. Kab. Lanny Jaya
10. Kab. Puncak Jaya                                           25. Kab. Mamberamo Raya
11. Kab. Mimika                                                  26. Kab. Mamberano Tengah
12. Kab. Boven Digoel                                         27. Kab. Nduga
13. Kab. Mappi                                                   28. Kab. Puncak
14. Kab. Asmat                                                    29. Kab. Yalimo
15. Kab. Yahukimo

4. PROVINSI PAPUA BARAT
      Provinsi Papua Barat berdiri pada tahun 1999 berdasarkan UU No.5 Tahun 1999. Luas Provinsi Papua Barat 116.571 km2 dengan ibu kota di Manokwari.

     Provinsi Papua Barat terdiri atas 13 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kota Sorong
2. Kab. Maybrat
3. Kab. Raja Ampat
4. Kab. Fakfak
5. Kab. Teluk Bintuni
6. Kab. Teluk Wondana
7. Kab. Manokwari
8. Kab. Sorong Selatan
9. Kab. Kaimana
10. Kab. Sorong
11. Kab. Pegunungan Arfak
12. Kab. Manokwari Selatan
13. Kab. Tambrauw





Senin, 13 Januari 2014

PROVINSI DI INDONESIA (PULAU KALIMANTAN DAN SULAWESI)

PROVINSI DI INDONESIA
(PULAU KALIMANTAN DAN SULAWESI)

1. PROVINSI KALIMANTAN BARAT
      Provinsi Kalimantan Barat berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25 Tahun 1956. Provinsi Kalimantan Barat terletak di Pulau Kalimantan. Luas Provinsi Kalimantan Barat 14.680,700 km2 dengan ibu kota Pontianak.

       Provinsi Kalimantan Barat terdiri atas 14 kabupate/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Sambas
2.   Kab. Pontianak
3.   Kab. Ketapang
4.   Kab. Sanggau
5.   Kab. Sintang
6.   Kab. Kapuas Hulu
7.   Kota Pontianak
8.   Kab. bengkayang
9.   Kab. Landak
10. Kab. Melawi
11. Kab. Sekadau
12. Kab. Singkawang
13. Kab. Kayong Utara
14. Kab. Kubu Raya

2. PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
       Provinsi Kalimantan Tengah berdiri pada tanggal 2 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 21 Tahun 1958. Provinsi Kalimantan Tengah terletak di Pulau Kalimantan dengan luas 153.800 km2 beribu kota di Palangkaraya.

      Provinsi Kalimantan Tengah terdiri atas 14 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Kapuas
2.   Kab. Barito Utara
3.   Kab. Barito Selatan
4.   Kab. Katowaringin Barat
5.   Kab. Katowaringin Timur
6.   Kota Palangkaraya
7.   Kab. Sukamara
8.   Kab. Seruyan
9.   Kab. Lamandau
10. Kab. Katingan
11. Kab. Pulau Pisau
12. Kab. Gunung Mas
13. Kab. Barito Timur
14. Kab. Murung Raya

3. PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
      Provinsi Kalimantan Selatan berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25 Tahun 1956. Provinsi ini terletak di Pulau Kalimantan dengan luas Provinsi Kalimantan Selatan 37.377,53 km2 beribu kota di Banjarmasin.

        Provinsi Kalimantan Selatan terdiri atas 13 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Banjar
2.   Kab. Barito Kuala
3.   Kab. Tapin
4.   Kab. Hulu Sungai Selatan
5.   Kab. Hulu Sungai Tengah
6.   Kab. Hulu Sungai Utara
7.   Kab. Tabalong
8.   Kab. Kotabaru
9.   Kab. Tanah Laut
10. Kota Banjarmasin
11. Kota Banjarbaru
12. Kab. Balangan
13. Kab. Tanah Bumbu

4. PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
      Provinsi Kalimantan Timur berdiri tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25/1956. Provinsi Kalimantan Timur teletak di Pulau Kalimantan dengan luas Provinsi Kalimantan Timur adalah 211.440km2 beribu kota di Samarinda.

      Provinsi Kalimantan Timur terdiri atas 10 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Kutai Kartanegara
2.   Kab. Paser
3.   Kab. Berau
4.   Kota Samarinda
5.   Kota Balikpapan
6.   Kab. Kutai Barat
7.   Kab. Kutai Timur
8.   Kab. Penajam Paser Utara
9.   Kota Bontang
10. Kab. Mahakam Ulu

5. PROVINSI KALIMANTAN UTARA
      Provinsi Kalimantan Utara merupakan wilayah pemekarandari Provinsi Kalimantan Timur. Provinsi Kalimantan Utara resmi disahkan sebagai provinsi termuda Indonesia dalam rapat paripurna DPR pada tanggal 25 Oktober 2012 berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012. Provinsi ini beribu kota di Tanjung Selor di Kab. Bulungan, Kalimantan Utara.

       Provinsi Kalimantan Utara terdiri atas 5 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kab. Bulungan
2. Kab. Malinau
3. Kab. Nunukan
4. Kab. Tana Tidung
5. Kab. Tarakan

6. PROVINSI SULAWESI UTARA
       Provinsi Sulawesi Utara berdiri pada tanggal 13 Desember 1960 dengan dasar hukum UU No. 47 Tahun 1960. Provinsi Sulawesi Utara terletak di Pulau Sulawesi. Luas Provinsi Sulawesi Utara 25.768 km2 dengan ibu kota Manado.

       Provinsi Sulawesi Utara terdiri atas 15 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Kepulauan Sangihe
2.   Kab. Minahasa
3.   Kab. Bolaang Mongondow
4.   Kab. Minahasa Selatan
5.   Kota Bitung
6.   Kota Manado
7.   Kota Tomohon
8.   Kab. Kepulauan Talaud
9.   Kab. Minahasa Utara
10. Kab. Bolaang Mongondow Selatan
11. Kab. Bolaang Mongondow Timur
12. Kab. Bolaang Mongondow Utara
13. Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro
14. Kab. Minahasa Tenggara
15. Kota Kotamobagu

7. PROVINSI GORONTALO
      Provinsi Gorontalo merupakan pamekaran dari dari Kabupaten Gorontalo dan wilayah selatan Sulawesi Utara yang bergabung serta memisahkan diri menjadi Provinsi Gorontalo. Hal sepesifik yang melandasi tuntutan untuk berdiri sendiri karena perbedaan kultur budaya. Untuk wilayah Gorontalo masyarakatnya muslim. Berbeda yang di utara Jazira-Minahasa yang umumnya kristiani.Luas Provinsi Gorontalo adalah 10.804 km2. Provinsi Gorontalo beribu kota di Gorontalo

      Provinsi Gorontalo terdiri atas 6 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kota Gorontalo
2. Kab. Gorontalo
3. Kab. Boalemo
4. Kab. Pohuwato
5. Kab. Bone Bolango
6. Kab. Gorontalo Utara

8. PROVINSI SULAWESI TENGAH
      Provinsi Sulawesi Tengah berdiri pada tanggal 23 September 1964 dengan dasar hukum UU No. 13 Tahun 1964. Provinsi Sulawesi Tengah terletak di Pulau Sulawesi dengan luas 68.033 km2 beribu kota di Palu.

       Provinsi Sulawesi Tengah terdiri atas 12 kabupate/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Donggala
2.   Kab. Poso
3.   Kab. Banggai
4.   Kab. Toli-toli
5.   Kota Palu
6.   Kab. Banggai Kepulauan
7.   Kab. Buol
8.   Kab. Morowali
9.   Kab. Perigi Moutong
10. Kab. Tojo Una-Una
11. Kab. Sigi
12. Kab. Banggai Laut

9. PROVINSI SULAWESI TENGGARA
       Provinsi Sulawesi Tenggara berdiri pada tanggal 22 September 1964 dengan dasar hukum UU No. 13 Tahun 1964. Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Pulau Sulawesi dengan luas  38.140 km2 beribu kota di Kendari.

       Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri atas 13 kabupate/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Bolaka
2.   Kab. Buton Utara
3.   Kab. Muna
4.   Kab. Buton
5.   Kota Kendari
6.   Kab.Konawe
7.   Kab. Kolaka Utara
8.   Kab. Bombana
9.   Kab. Wakatobi
10. Kota Bau-Bau
11. Kab. Konawe Selatan
12. Kab. Konawe Utara
13. Kab. Kaloka Timur

10. PROVINSI SULAWESI SELATAN
         Provinsi Sulawesi Selatan berdiri pada tanggal 13 Desember 1960 dengan dasar hukum UU No. 47 Tahun 1960. Provinsi Sulawesi Selatan terletak di Pulau Sulawesi. Luas Provinsi Sulawesi Selatan 2.482,54 km2 dengan ibu kota di Makassar.

        Provinsi Sulawesi Selatan terdiri atas 24 kabupaten/kota dengan pembagian dengan berikut ini
1.   Kab. Luwu                                                             13. Kab. Sinjai
2.   Kab. Tana Toraja                                                   14. Kab. Bulukamba
3.   Kab. Pinrang                                                          15. Kab. Bantaeng
4.   Kab. Enrekang                                                       16. Kab. Jeneponto
5.   Kab. Sidenreng Rappang                                        17. Kab. Takalar
6.   Kab. Wajo                                                             18. Kota Makassar
7.   Kab. Soppeng                                                       19. Kota Parepare
8.   Kab. Barru                                                            20. Kab. Luwu Utara
9.   Kab. Pangkajene dan Kepulauan                           21. Kab. Luwu Timur
10. Kab. Bone                                                            22. Kota Palopo
11. Kab. Maros                                                          23. Kab. Kepulauan Selayar
12. Kab. Gowa                                                           24. Kab. Toraja Utara

11. PROVINSI SULAWESI BARAT
          Provinsi Sulaewesi Barat sebuah provinsi sebuah provinsi baru hasil pemekaran Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan UU No. 7 Tahun 2003 diresmikan pada September 2004 dengan ibu kota di Mamuju.
Pada awal pemekaran wilayah timbul gejolak, akibat ketidak sesuaian keinginan masyarakat dengan keputusan penggabungan. Oleh sebab penggabungan memang harus mempertimbangkan aspek-aspek historis, sosial budaya, dan segi geografis. Mengabaikan salah satu hal bisa berakibat serius. seperti yang terjadi antara masyarakat di tiga kecamatan yang menghendaki tetap menjadi warga Kabupaten Polewali, tetapi dengan pemekaran wilayah harus masuk Kabupaten Mamasa 

          Provinsi Sulawesi Barat terdiri atas 6 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kab. Polewali Mandar
2. Kab. Majene
3. Kab. Mamuju
4. Kab. Mamasa
5. Kab. Mamuju Utara
6. Kab. Mamuju Tengah

























PROVINSI DI INDONESIA (PULAU SUMATRA)

PROVINSI DI INDONESIA (PULAU SUMATERA)

1. PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD)
     Provinsi ini berdiri pada tanggal 7 Desember 1959 dengan dasar hukum UU No. 24 tahun 1956. Daerah Istimewa Aceh terletak di Pulau Sumatera dengan luas 55.390 km2. Nanggroe Aceh Darussalam beribu kota di Banda Aceh.

  NAD terdiri dari 23 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini:
1.   Kab. Aceh Besar
2.   Kab. Pidie
3.   Kab. Aceh Utara
4.   Kab. Aceh Timur
5.   Kab. Aceh Tengah
6.   Kab. Aceh Barat
7.   Kab. Aceh Selatan
8.   Kab. Aceh Tenggara
9.   Kota Sabang
10. Kota Banda Aceh
11. Kab. Simeulue
12. Kab. Bireuen
13. Kota Lhokseumawe
14. Kab. Aceh Jaya
15. Kab. Nagan Raya
16. Kab. Bener Meriah
17. Kota Subulussalam
18. Kota Langsa
19. Kab. Gayo Lues
20. Kab. Aceh Singkil
21. Kab. Aceh Barat Daya
22. Kab. Pidie Jaya
23. Kota Aceh Tamiang

2. PROVINSI SUMATERA UTARA
      Provinsi Sumatera Utara berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU. 24 Tahun 1956. Terletak di Pulau Sumatera Luas Provinsi Sumatera Utara 71.680 km2. Provinsi Sumatera Utara ber Ibu Kota di Medan.

  Provinsi Sumatera Utara terdiri atas 33 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Nias                                              18. Kab. Mandailing Natal
2.   Kab. Tapanuli Selatan                            19. Kab. Toba Samosir
3.   Kab. Tapanuli Tengah                            20. Kab. Nias Selatan
4.   Kab. Tapanuli Utara                               21. Kab. Humbang Hasundutan
5.   Kab. Labuhanbatu                                  22. Kab. Samosir
6.   Kab. Asahan                                          23. Kab  Pakpak Bharat
7.   Kab. Simalungun                                    24. Kab. Labuhanbatu Selatan
8.   Kab. Dairi                                             25. Kab Labuhanbatu Utara
9.   Kab. Karo                                            26. Kab. Nias Barat
10. Kab. Deli Serdang                                27. Kab. Nias Utara
11. Kab. Langkat                                        28. Kab. Padang Lawas
12. Kota Tanjungbalai                                 29. Kab. Padang Lawas Utara
13. Kota Pematangsiantar                           30. Kab. Serdang Bedagai
14. Kota Sibolga                                         31. Kota Gunungsitoli
15. Kota Tebing Tinggi                                32. Kota Padangsidempuan
16. Kota Medan                                         33. Kab. Batubara
17. Kota Binjai

3. PROVINSI SUMATERA BARAT
      Provinsi Sumatera Barat berdiri pada tanggal 3 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 61 Tahun 1958. Provinsi Sumatera Barat terletak di Pulau Sumatera dengan Luas Provinsi Sumatera Barat 42.297 km2 dengan Ibu Kota Padang

     Provinsi Sumatera Barat terdiri atas 19 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Pesisir Selatan
2.   Kab. Solok
3.   Kab. Sijunjung
4.   Kab. Tanah Datar
5.   Kab. Padang Pariaman
6.   Kab. Agam
7.   Kab. Lima Puluh Kota
8.   Kab. Pasaman
9.   Kota Padang
10. Kota Solok
11. Kota Sawahlunto
12. Kota Padangpanjang
13. Kota Bukittinggi
14. Kota Payakumbuh
15. Kab. Kepulauan Mentawai
16. Kab. Solok Selatan
17. Kab. Dhamasraya
18. Kab. Pasaman Barat
19. Kota Pariaman

4. PROVINSI RIAU
    Provinsi Riau berdiri pada tanggal 25 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 61 Tahun 1958. Provinsi Riau terletak di Pulau Sumatra. Luas Provinsi Riau 111.228,65 km2 dengan Ibu Kota Pekanbaru.

     Provinsi Riau terdiri atas 12 kabupaten/kota dengan pembagian bnerikut ini
1.   Kab. Indragiri Hulu
2.   Kab. Indragiri Hilir
3.   Kab. Kampar
4.   Kab. Bengkalis
5.   Kota Pekanbaru
6.   Kota Dumai
7.   Kab. Kuantan Singingi
8.   Kab. Pelalawan
9.   Kab. Rokan Hilir
10. Kab. Rokan Hulu
11. Kab. Siak
12. Kab. Kepulauan Meranti 
5. PROVINSI KEPULAUAN RIAU
      Provinsi Kepulauan Riau diresmikan pada tahun 2002 atas dasar tuntutan rakyat Riau kepulauan. Dasar hukum berdirinya Kepulauan Riau adalh UU No. 25 tahun 2002 dengan Luas daerah 252.601 km2. Provinsi Kepulauan Riau beeribu kota di Tanjung Pinang

     Provinsi Kepulauan Riau terdiri atas 7 kabupaten/kotadenan pembagian berikut ini
1. Kota Tanjung Pinang
2. Kab. Karimun
3. Kota Batam
4. Kab. Natuna
5. Kab. Kepualauan Anambas
6. Kab. Lingga
7. Kab. Bintan

6. PROVINSI JAMBI
      Provinsi Jambi berdiri pada tanggal 2 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 61 Tahun 1958. Provinsi Jambi terletak di Pulau Sumatra dengan luas 54.436 km2 dengan ibu kota di Jambi.

    Provinsi Jambi terdiri atas 11 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Batanghari
2.   Kab. Bungo
3.   Kab. Tebo
4.   Kab. Sarolangun
5.   Kab. Kerinci
6.   Kab. Tanjung Jabung Barat
7.   Kab. Tanjung Jabung Timur
8.   Kota Jambi
9.   Kab. Merangin
10. Kab. Muaro Jambi
11. Kota Sungai Penuh

7. PROVINSI BENGKULU
      Provinsi Bengkulu berdiri pada tanggal 2 September 1967 dengan dasar hukum UU No. 9 Tahun 1967. Provinsi Bengkulu terletak di Pulau Sumatra dengan Luas 19.788 km2 dengan beribu kota di Bengkulu

      Provinsi Bengkulu terdiri atas 10 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Bengkulu Utara
2.   Kab. Bengkulu Selatan
3.   Kab Rejang Lebong
4.   Kota Bengkulu
5.   Kab. Lebong
6.   Kab. Seluma
7.   Kab. Mukomuko
8.   Kab. Kaur
9.   Kab. Kepihang
10. Kab. Bengkulu Tengah

8. PROVINSI SUMATRA SELATAN
     Provinsi Sumatra Selatan berdiri pada tanggal 14Agustus 1960 dengan dasar hukum Perpu No. 3 Tahun 1950. Provinsi Sumatra Selatan terletak di Pulau Sumatra dengan luas 113.339,07 km2, dengan ibu kota Palembang. Dahulu Palembang sempat menjadi ibukota dari Kerajaan Sriwijaya.

    Provinsi Sumatera Selatan terdiri atas 16 kabupaten/ kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Musi Banyuasin
2.   Kab. Ogan Komering Ilir
3.   Kab. Ogan Komering Ilir
4.   Kab. Muara Enim
5.   Kab. Lahat
6.   Kab. Musi Rawas
7.   Kota Palembang
8.   Kota Prabumulih
9.   Kota Pagar Alam
10. Kab. Ogan Komering Ulu Timur
11. Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
12. Kab. Ogan Hilir
13. Kab. Banyuasin
14. Kota Lubuklinggau
15. Kab. Empat Lawang
16. Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
       
9. PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
      Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didirikan berdasarkan UU No. 27 Tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tanggal 21 November 2000. Luas daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 95,1 km2 dengan ibu kota Pangkalpinang

      Provinsi Bangka Belitung terdiri atas 7 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kab. Belitung
2. Kab. Bangka
3. Kota Pangkalpinang
4. Kab. Bangka Tengah
5. Kab. Bangka Barat
6. Kab. Bangka Timur
7. Kab. Bangka Selatan

10. PROVINSI LAMPUNG
         Provinsi Lampung berdiri pada tanggal 13 Februari 1964 dengan dasar hukum UU No. 14 Tahun 1964. Provinsi Lampung treletak di Pulau Sumatra. Luas Provinsi Lampung 35.376,84, dengan Ibu Kota Bandar Lampung.


     Provinsi Lampung terdiri atas 15 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini

1.   Kab. Lampung Selatan
2.   Kab. Lampung Tengah3.   Kab. Lampung Utara
4.   Kota Bandar Lampung5.   Kab. Lampung Barat
6.   Kab. Tulang Bawang
7.   Kab. Tanggamus
8.   Kab. Lampung Timur
9.   Kab. Way Karan
10. Kota Metro11. Kab. Tulang Bawang Barat
12. Kab. Mesuji
13. Kab. Pesawaran
14. Kab. Pringsewu
15. Kab. Pesisir Barat


INI ARTIKEL TENTANG PROVINSI INDONESIA BAGIAN PULAU SUMATRA TUNGGU YANG BAGIAN-BAGIAN LAINNYA


BY : GUSTI DHAFFA
















































































PROVINSI DI INDONESIA (PULAU JAWA, BALI DAN NUSA TENGGARA)

PROVINSI DI INDONESIA 
(PULAU JAWA, BALI DAN NUSA TENGGARA)

1. PROVINSI BANTEN
      Provinsi Banten dibentuk tanggal 4 Oktober 2000 dengan keputusan UU No. 23 Tahun 2000. Luas wilayah Provinsi Banten adalah 8.234,69 km2 dan beribu kota di Serang.

     Provinsi Banten terdiri atas 8 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kota Tangerang
2. Kab. Tangerang
3. Kab. Pandeglang
4. Kab. Serang
5. Kab. Lebak
6. Kota Cilegon
7. Kota  Serang
8. Kota Tangerang Selatan

2. DAERAH KHUSUS IBU KOTA JAKARTA (DKI JAKARTA)
      Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta berdiri pada tanggal 10 Februari 1965 berdasarkan UU No. 1/1961. DKI Jakarta terletak di Pulau Jawa dengan luas 661,62 km2. Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta beribu kota di Kota Jakarta.

     Provinsi DKI Jakarta  terdiri dari 6 kota administratif dengan pembagian berikut ini
1. Kota Adm. Jakarta Pusat
2. Kota Adm. Jakarta Barat
3. Kota Adm. Jakarta Selatan
4. Kota Adm. Jakarta Timur
5. Kota Adm. Jakarta Utara
6. Kota Adm. Kepulauan Seribu

3. PROVINSI JAWA BARAT
      Provinisi Jawa Barat berdiri pada tanggal 14 Juli 1950 dengan dasar hukum UU No. 11 Tahun 1950. Provinsi Jawa Barat terletak di Pulau Jawa dengan luas 44.176 km2 dengan Ibu Kota Bandung.

     Provinsi Jawa Barat terdiri atas 27 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Bekasi                                                15. Kab. Majalengka 
2.   Kab. Karawang                                           16. Kab. Subang
3.   Kab. Purwakarta                                         17. Kota Bogor
4.   Kab. Bogor                                                 18. Kota Bandung
5.   Kab. Sukabumi                                            19. Kota Sukabumi
6.   Kab. Cianjur                                                20. Kota Cirebon
7.   Kab. Bandung                                             21. Kota Depok
8.   Kab. Sumedang                                           22. Kota Banjar
9.   Kab. Garut                                                  23. Kota Bekasi
10. Kab. Tasikmalaya                                        24. Kota Cimahi
11. Kab. Ciamis                                                25. Kota Bandung Barat
12. Kab. Cirebon                                              26. Kota Tasikmalaya
13. Kab. Kuningan                                            27. Kota Pangandaran
14. Kab. Indramayu

4. PROVINSI JAWA TENGAH
      Provinsi Jawa Tengah berdiri pada tanggal 4 Juli 1950 dengan dasar hukum UU No. 70 Tahun 1950. Provinsi Jawa Tengah berada di Pulau Jawa dengan luas 33.171,88 km2 dengan ibu kota Semarang,

      Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 35 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Klaten                                                 19. Kab. Temanggung  
2.   Kab. Tegal                                                   20. Kab. Purworejo
3.   Kab. Sukoharjo                                            21. Kab. Wonosobo
4.   Kab. Kudus                                                 22. Kab. Demak
5.   Kab. Banyumas                                            23. Kab. Banjarnegara
6.   Kab. Boyolali                                               24. Kab. Cilacap
7.   Kab. Pemalang                                             25. Kab. Pati
8.   Kab. Purbalingga                                          26. Kab. Grobogan
9.   Kab. Magelang                                             27. Kab. Wonogiri
10. Kab. Kendal                                                28. Kab. Rembang
11. Kab. Karanganyar                                        29. Kab. Blora
12. Kab. Sragen                                                 30. Kota Tegal
13. Kab. Kebumen                                            31. Kota Surakarta
14. Kab. Brebes                                                32. Kota Pekalongan
15. Kab. Pekalongan                                          33. Kota Magelang
16. Kab. Batang                                                35. Kota Salatiga
17. Kab. Semarang                                           36. Kota Semarang
18. Kab. Jepara

5. PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)
     Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berdir pada tanggal 4 Maret 1950 dengan dasar hukum UU No. 3 Tahun 1950. Luas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah 3.412 km2 dengan ibu kota Yogyakarta.

      Provinsi Daerah Isyimewa Yogyakarta terdiri atas 5 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kab. Bantul
2. Kab. Sleman
3. Kab. Gunung Kidul 
4. Kab. Kulon Progo
5. Kota Yogyakarta

6. PROVINSI JAWA TIMUR
      Provinsi Jawa Timur berdiri pada tanggal 4 Maret 1950 dengan dasar hukum UU No. 2 Tahun 1950. Provinsi Jawa Timur terletak di Pulau Jawa dengan luas 47.921,98 km2 dan ibu kota Surabaya.

     Provinsi Jawa Timur terdiri atas 38 kabupaten/kota dengan pembagian berkut ini
1.   Kab Gresik                                             20. Kab. Probolinggo
2.   Kab. Sidoarjo                                         21. Kab. Lumajang
3.   Kab. Mojokerto                                      22. Kab. Bondowoso
4.   Kab. Jombang                                         23. Kab. Situbondo
5.   Kab. Bojonegoro                                    24. Kab. Jember
6.   Kab. Tuban                                             25. Kab. Banyuwangi
7.   Kab. Madiun                                          26. Kab. Pamekasan
8.   Kab. Lamongan                                      27. Kab. Bangkalan
9.   Kab. Ngawi                                            28. Kab. Sampang
10. Kab. Magetan                                         29. Kab. Sumenep
11. Kab. Ponorogo                                       30. Kota Surabaya
12. Kab. Pacitan                                           31. Kota Mojokerto
13. Kab. Kediri                                             32. Kota Madiun
14. Kab. Nganjuk                                         33. Kota Kediri
15. Kab. Blitar                                              34. Kota Blitar
16. Kab. Tulungagung                                   35. Kota Malang
17. Kab. Trenggalek                                     36. Kota Pasuruan
18. Kab. Malang                                           37. Kota Probolinggo
19. Kab. Pasuruan                                        38. Kota Batu

7. PROVINSI BALI
      Provinsi Bali berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958 berdasar pada UU No. 84 Tahun 1958. Provinsi Bali terletak di Pulau Bali dengan luas 5.632,86 km2 dengan ibu kota di Denpasar.

     Provinsi Bali terdiri atas 9 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1. Kab. Buleleng
2. Kab. Jembrana
3. Kab. Tabanan
4. Kab. Badung
5. Kab. Gianyar
6. Kab. Bangli
7. Kab. Klungkung
8. Kab. Karangasem
9. Kota Denpasar

8. PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT (NTB)
      Provinsi NTB berdiri pada tanggal 14 agustus 1958 dengan dasar hukum UU No. 64 Tahun 1958. Provinsi Nusa Tenggara Barat terletak di gugusan Kepulauan Nusa Tenggara bagian barat. Luas Provinsi NTB adalah 20.153,15 km2 dengan ibu kota Mataram.

     Provinsi NTB terdiri atas 10 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Lombok Barat
2.   Kab. Lombok Tengah
3.   Kab. Lombok Timur
4.   Kab. Sumbawa
5    Kab. Dompu
6.   Kab. Bima
7.   Kota Mataram
8.   Kab. Sumbawa Barat
9.   Kota Bima
10. Kab. Lombok Utara

9. PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR  (NTT)
      Provinsi Nusa Tenggara Timur berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958 dengan dasar hukum UU No. 64 Tahun 1958. Provinsi Nusa Tenggara Timur terletak di gugusan Kepulauan Nusa Tenggara bagian Timur. Luas Provinsi Nusa Tenggara Timur 47.349 km2 dengan ibu kota di Kupang

      Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri atas 22 kabupaten/kota dengan pembagian berikut ini
1.   Kab. Sumba Barat
2.   Kab. Sumba Timur
3.   Kab. Kupang
4.   Kab. Timor Tengah Selatan
5.   Kab. Timor Tengah Utara
6.   Kab. Belu
7.   Kab. Alor
8.   Kab. Flores Timur
9.   Kab. Sikka
10. Kab. Ende
11. Kab. Ngada
12. Kab. Manggarai
13. Kab. Manggarai Timur
14. Kab. Lembata
15. Kota Kupang
16. Kab. Rote Ndao
17. Kab. Manggarai Barat
18. Kab. Nagekeo
19. Kab. Sabu Raijua
20. Kab. Sumba Barat Daya
21. Kab. Sumba Tengah
22. Kab. Malaka